Darah merupakan salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Keputusan untuk menyumbangkan darah melalui donor darah dapat menyelamatkan satu kehidupan, atau bahkan beberapa nyawa sekaligus. Namun, tidak hanya menguntungkan bagi penerima darah, donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonornya. Dalam menunjang kapasitas SDM PMI dalam bidang peningkatan sumbang darah, PMI Kabupaten Bandung gelar Sosialisasi Donor Darah. Sebanyak 9 pengurus PMI dan 31 pengurus PMI kecamatan mendapatkan pemahaman tentang pentingnya donor darah selama tiga hari sejak Jum’at (2/8) yang dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran. Dihadiri Ketua PMI Kabupaten Bandung dr.H. Achmad Kustijadi M.Epid serta Narasumber dari UDD PMI Kab. Bandung dan IMC Klinik PMI kab. Bandung.

Dapat dijelaskan oleh narasumber dari UDD PMI Kab. Bandung tentang manfaat donor darah membantu membuang kelebihan zat besi yang terdapat dalam tubuh. Zat besi yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol. Hasil dari proses oksidasi tersebut dapat menumpuk pada dinding arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Manfaat donor darah lainnya adalah membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena rata-rata orang dewasa dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya.Pendonor yang secara rutin menyumbangkan darahnya dapat mengalami penurunan berat badan yang berarti. Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa donor darah tidak dapat dijadikan sebagai pilihan program penurunan berat badan.
Demikian beberapa manpaat dari sosialisasi donor darah bagi pengurus PMI dan pengurus PMI kecamatan dalam sosialisasi donor darah yang diakhiri diskusi dan tanya jawab peserta yang telah mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai.